HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSSIS PARU DALAM PROGRAM PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU

  • Edisyah Putra Ritonga Prodi S1 Keperawatan STIKes Imelda
Keywords: Pengetahuan, Kepatuhan, Pengobatan Tuberkulosis Paru.

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis yang sampai saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat. Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1995 menunjukan bahwa penyakit TB merupakan penyebab kematian nomor tiga. Mencapai kesembuhan diperlukan keteraturan atau kepatuhan berobat bagi setiap penderita. Keteraturan/kepatuhan berobat penderita tuberkulosis paru juga diitentukan oleh perhatian tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan penjelasan kepada penderita. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penderita tuberkulosis paru dalam program pengobatan tuberkulosis paru di Puskesmas Glugur Darat Medan. Jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan tehnik  pengambilan sampel acidental sampling dengan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan angket dalam bentuk kuisioner. Analisa data dilakukan dengan uji Spearman dengan jumlah responden sebanyak 40  orang.  Berdasarkan analisa  statistik α  =0.05 diperoleh ρ = 0,000 untuk hubungan pengetahun dengan kepatuhan, ini terdapat hubungan yang kuat dan searah, atau dengan kata lain jika pengetahuan responden bagus maka kepatuhan pasien terhadap konsumsi obat juga bagus (patuh) begitu juga sebaliknya. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penjelasan tentang program pengobatan tuberkulosis paru atau pendidikan kesehatan yang berhubungan denagan  penyakit tuberkulosis paru.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-02-26
How to Cite
Putra Ritonga, E. (2015). HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSSIS PARU DALAM PROGRAM PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 1(1), 48-53. https://doi.org/10.2411/jikeperawatan.v1i1.222