EVALUASI PENYELENGGARAAN KODE DIAGNOSIS MIRM 12 PADA PASIEN RAWAT JALAN DALAM PEMENUHAN SNARS EDISI 1.1 TRIWULAN 1 DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI TAHUN 2021

  • Nila Sari Perekam Dan Informasi Kesehatan,Universitas Imelda Medan
Keywords: Medical Records, Diagnostic/Action Codes, Symbols, Abbreviations and Their Meaning

Abstract

Organizing medical records is one way to achieve administrative order to achieve the quality of a hospital's assessment. The results of interviews conducted by the author with informants are that the Madani RSU already has regulations on the use of diagnosis/action codes, symbols, abbreviations and their meanings in
outpatients in the form of SOPs (Standard Operating Procedures) and manuals, but socialization has not been carried out in its entirety because there are still staff. health services who do not understand the rules for the use of diagnostic/action codes, symbols, abbreviations and their meanings. The purpose of this study was to determine the evaluation of the implementation of the MIRM 12 diagnostic code in outpatients in fulfilling the SNARS edition 1.1 quarter 1. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The informants of this study were 4 medical record officers. The sampling technique used in this study was
purposive sampling, interviews and observation sheets. It is hoped that Madani General Hospital will carry out socialization as a whole so that it can carry out the rules for using symbols, abbreviations and meanings in outpatient care properly and conduct evaluations by involving all health care workers.

References

[1] Bogdan dan taylor dalam Martha 2016. In teknik pengolahan data
[2] Depkes RI. 2006. Pedoman Pengelolaan Dokumen Rekam Medis Rumah Sakit Di Indonesia. Jakarta:Direktorat Jendral Pelayanan Rekam Medik.
[3] Depkes RI. 2011. Peraturan Menetri Kesehatan Republik Indonesia. No. 1691/Menkes/Per/VIII/2011 Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Jakarta
[4] Edi, Susanto. 2017. Manajemen Informasi Kesehatan IV Etika Profesi dan Hukum Kedehatan.Jakarta: Kemenkes RI
[5] Fatimah, dkk (2015). Strategi Pintar Menyusun SOP. Yogyakarta : Pustaka Baru Press
[6] Hatta, Gemala R. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan.Jakarta: UI Press
[7] Janti, H. 2019. Ketepatan Penggunaan Singkatan Dan Simbol Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Diagnosis Schizophrenia. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 2(1), 14-19
[8] KARS. 2017. SNARS edisi 1. Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit, 1, 421.
[9] Kasim, F. 2011. Sistem Klasifikasi Utama Morbiditas dan Mortalitas. Dalam Hatta, G, Editor. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: (UI Press)
[10] KepMenKes RI. Nomor 50/MENKES/SK/1/1998 Tentang Pemberlakuan Klasifikasi Statistik Internasional Tentang Penyakit Revisi Ke-10.
[11] Notoadmojo S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Rineka Cipta
[12] Permenkes kesehatan RI No 3. 2020. Permenkes No 3 tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 3, 1-80.
[13] http://bppsdmk.kemkes.go.id/web/filesa/peraturan/119.pdf
[14] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 34 tahun 2017, Tentang Akreditasi Rumah Sakit, Jakarta: Kemenkes RI.
[15] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 269/Menkes/Per/III/2008 Tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
[16] Peraturan Menteri kesehatan Republik Indonesia No 55 Tahun 2013 pasal 3 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
[17] Prihatin, P. 2014. Evaluasi penyelenggaraan rekam medis pasien dalam pemenuhan standar akreditasi rumah sakit di rs muhammadiyah selogiri wonogiri (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
[18] Rahmadiliyani, Nina, and Nor Chia. Tinjauan Penggunaan Simbol dan Singkatan pada Rekam Medis Rawat Inap dalam Menunjang Akreditasi SNARS Edisi 1.1 di RSD Idaman Kota Banjarbaru.Jurnal Kesehatan Indonesia 11.1 (2020): 41-52.
[19] RSU Mitra Sehat. 2017. Pedoman Penggunaan Kode Simbol, Singkatan, dan Artinya, Yogyakarta
[20] Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[21] Tersiana, Andra. 2018. Metode Penelitian. Yogyakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Published
2021-10-26
How to Cite
Nila Sari. (2021). EVALUASI PENYELENGGARAAN KODE DIAGNOSIS MIRM 12 PADA PASIEN RAWAT JALAN DALAM PEMENUHAN SNARS EDISI 1.1 TRIWULAN 1 DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI TAHUN 2021 . JITA (Journal of Information Technology and Accounting), 4(2), 22-31. Retrieved from https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JITA/article/view/691