Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA
<p align="justify">Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada masyarakat diterbitkan dua kali setahun pada bulan November dan Mei. Tujuan jurnal ini adalah untuk memfasilitasi para peneliti, praktisi dan akademisi dalam menyampaikan dan menyebarluaskan hasil pengabdian kepada masyarakat, gagasan dan pandangan mereka tentang Pengabdian kepada masyarakat.</p> <p><strong>ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220113121085248">2827-9484 (Print)</a>, <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210921121434944">2808-232x (Online)</a></strong></p>Universitas Imelda Medanen-USJurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)2827-9484PEMBERDAYAAN REMAJA DENGAN EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA HEAT STROKE UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KEGAWATDARURATAN
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2244
<p><em>Heat stroke</em> adalah keadaan darurat medis yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh yang ekstrim dan memerlukan penanganan segera. Remaja, sebagai kelompok dengan aktivitas luar ruangan yang tinggi, mempunyai risiko lebih besar; Namun, kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pertolongan pertama <em>heat stroke</em> melalui metode edukasi dan simulasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain pre-post, dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan, diskusi, dan simulasi berdasarkan <em>experiential learning</em>. Program ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Delitua. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 28,12% menjadi 78,13%, sedangkan pengetahuan buruk menurun dari 37,5% menjadi 3,13%. Keterampilan praktis peserta dalam memberikan pertolongan pertama juga meningkat. Program ini menyoroti integrasi simulasi kontekstual berbasis sekolah dalam pendidikan pertolongan pertama untuk serangan panas di kalangan remaja, sehingga meningkatkan kompetensi kognitif dan praktis. Kesimpulannya, pendidikan berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi keadaan darurat serangan panas dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.</p>Resmi PangaribuanNina FentianaNita Mayrani SiregarEriwanto SilabanRudi Setiawan
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-1552667510.52943/jisomba.v5i2.2244PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT HIPERTENSI DI KELURAHAN PULO BRAYAN DARAT I KECAMATAN MEDAN TIMUR
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2235
<p>Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang berada di atas batas normal. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada organ tubuh seperti jantung, otak, ginjal, mata, dan pembuluh darah perifer. Namun, masih banyak penderita hipertensi yang belum rutin menjalani pengobatan untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai upaya pencegahan dan pengobatan hipertensi. Sebelum penyuluhan dilakukan, tim terlebih dahulu mengukur tingkat pengetahuan masyarakat melalui pre-test. Setelah pemberian materi edukasi, dilakukan kembali evaluasi melalui post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman peserta.Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, pada tanggal 29 Februari 2026 dengan melibatkan 30 masyarakat penderita hipertensi sebagai peserta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam mencegah serta mengelola penyakit hipertensi. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyampaian materi dan pembagian leaflet mengenai pencegahan serta pengobatan hipertensi. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan tenaga kesehatan yang berpengalaman di bidangnya.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pencegahan dan pengobatan hipertensi hingga mencapai 80%. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat terus memberikan edukasi secara berkala agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengendalian hipertensi sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat.</p>Yuni Shanti RitongaPaskah Rina SitumorangBernita SilalahiNatalina L B RumapeaEva Sri Dewi
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-1552768110.52943/jisomba.v5i2.2235PENGUATAN BRANDING BAKPAO IJO TOWO MELALUI OPTIMALISASI E-COMMERCE DAN INOVASI KEMASAN
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2219
<p>UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam inovasi kemasan dan pemanfaatan <em>e-commerce</em>. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Bakpao Ijo Barokah melalui inovasi kemasan dan pendidikan pemasaran digital berbasis <em>e-commerce</em>. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, yang meliputi presentasi materi, diskusi, dan praktik langsung dalam pembuatan akun <em>e-commerce</em> dan desain pengemasan yang lebih menarik. Data dikumpulkan melalui dokumentasi proses pembuatan akun dan perubahan desain kemasan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi dampak program terhadap strategi pemasaran UMKM.Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2025, di UMKM Bakpao Ijo Barokah Dusun Towo, Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Ngawi.Kegiatan ini diikuti oleh 9 karyawan UMKM Bakpao Ijo Barokah. Hasil menunjukkan bahwa inovasi kemasan dan pemasaran digital dapat meningkatkan daya tarik produk dan memperluas jangkauan pasar. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas.</p>Qothrunnadaa Fajr RooiqohRuzaina Munibah SobariShiva Faizah Aulia RachmanNimas Ayu Dian IrmadiDhini Restu AnantaAmalia Nur Azizah SalathalohyNisrina AzmiLulu’atul FuadSafira Indriana KusumaNisrina Sekar DewantiMeifa Khairun NisaOktavia Sashya Putri Zahrani
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-1552828810.52943/jisomba.v5i2.2219PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN KULIT JAGUNG MENJADI PRODUK KERAJINAN BERNILAI EKONOMI DI DESA ASAM KUMBANG KECAMATAN MEDAN SELAYANG
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2252
<p>Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian strategis di Indonesia dengan produksi nasional mencapai lebih dari 23 juta ton per tahun, namun pemanfaatan hasil sampingannya, khususnya kulit jagung, masih sangat terbatas. Limbah kulit jagung umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau dibuang begitu saja, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan sekaligus kehilangan peluang ekonomi yang berharga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi ekonomi kulit jagung sebagai bahan baku kerajinan bernilai tinggi, memberikan pelatihan keterampilan teknis pengolahan kulit jagung menjadi produk kreatif; serta mendorong terbentuknya unit usaha berbasis ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat Desa Asam Kumbang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang mencakup tiga fase utama, yaitu sosialisasi dan edukasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi dampak. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 30 April 2026, di Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, dengan melibatkan tim pengabdian yang terdiri atas 6 orang. Peserta utama adalah ibu-ibu rumah tangga yang memenuhi kriteria inklusi sebagai kelompok sasaran kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah kulit jagung menjadi produk bernilai ekonomi seperti bunga hias, tas anyaman, kotak tisu, buket dan aksesori fashion. Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis, kesadaran lingkungan, dan kapasitas wirausaha masyarakat, sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan yang berkelanjutan bagi keluarga di wilayah sasaran.</p>Fauziah Nur HutaurukJony YendraAhmad Tondi RitongaKumaidi KumaidiElvika RahmiNazira Novrismi
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-1552899810.52943/jisomba.v5i2.2252PEMBERIAN EDUKASI : PENGUKURAN TEKANAN DARAH SEBAGAI UPAYA PENGENALAN DETEKSI DINI HIPERTENSI PADA ANAK REMAJA DI SMA NEGERI I SIEMPATNEMPU KECAMATAN SIEMPATNEMPU KABUPATEN DAIRI
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2280
<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mulai banyak ditemukan pada kelompok usia remaja dan berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan di masa depan apabila tidak dideteksi sejak dini. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pengukuran tekanan darah menjadi salah satu hambatan dalam upaya deteksi dini hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai pengukuran tekanan darah sebagai upaya pengenalan deteksi dini hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di SMA Negeri I Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, dengan melibatkan 40 siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pre-test, pemberian edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi pengukuran tekanan darah, redemonstrasi oleh peserta, serta evaluasi melalui post-test dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator, dengan persentase jawaban benar pada post-test mencapai 90–100%. Kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 62,5% dan tidak ditemukan lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Selain itu, keterampilan pengukuran tekanan darah juga mengalami peningkatan, ditandai dengan meningkatnya kategori keterampilan baik dari 5% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Metode edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tentang pengukuran tekanan darah dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan remaja untuk melakukan deteksi dini hipertensi secara mandiri.</p>Heriaty BerutuRugun Togianur LinggaBetti Risma Intan Pardosi
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-15529910710.52943/jisomba.v5i2.2280PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DAN KELUARGA MELALUI PENYULUHAN TENTANG FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PENDERITA PGK YANG MENDAPATKAN TERAPI HEMODIALISIS
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2246
<p><strong>Pendahuluan</strong>: Salah satu komplikasi yang kerap dialami oleh penderita penyakit ginjal kronik (PGK) stadium 5 adalah gangguan tidur, yang apabila berlangsung dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tidur. Gangguan tidur ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, dimana ada kesenjangan antara tingginya kejadian gangguan tidur pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis dengan masih terbatasnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tidur, sehingga diperlukan edukasi kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan pencegahan gangguan tidur. <strong>Tujuan</strong>: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga terkait faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada penderita PGK stadium 5. <strong>Metode</strong>: Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan pada bulan Februari – April 2026. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi : observasi serta penyuluhan melalui ceramah dan sesi tanya jawab yang melibatkan 25 partisipan. <strong>Hasil</strong> evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan dengan mayoritas peserta memiliki kategori pengetahuan baik setelah kegiatan dilakukan. <strong>Kesimpulannya</strong>, penyuluhan kesehatan mengenai faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada pasien yang menjalani hemodialisis dapat meningkatkan pengetahuan keluarga sehingga mendukung tercapainya derajat kesehatan yang optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial pada pasien dan keluarga PGK yang menjalani hemodialisis<em>.</em></p>Ratna DewiDeddy Sepadha Putra SagalaSarmaida SiregarChristina Magdalena TampubolonRostinah ManurungNixson ManurungArta Marisi DameSyahrul Handoko NainggolanAli Sabela Hasibuan
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-155210811510.52943/jisomba.v5i2.2246PENYULUHAN KESEHATAN SEX KEPADA ORANG MUDA KATOLIK (OMK) GEREJA KATOLIK KRISTUS RAJA MEDAN
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2247
<p>Kesehatan seksual merupakan bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan manusia secara keseluruhan, yang tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga mental, sosial, dan spiritual. Bagi kaum muda, masa remaja hingga dewasa muda adalah periode pertumbuhan dan penemuan diri yang sering kali disertai dengan pertanyaan, keraguan, dan tantangan terkait hal ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar, lengkap, dan sesuai dengan nilai-nilai ajaran Gereja Katolik mengenai kesehatan seksual kepada orang muda di Gereja Katolik Kristus Raja Medan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 45 orang muda berusia 15–25 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai anatomi tubuh, perubahan biologis masa remaja, pencegahan penyakit menular seksual, serta pemahaman tentang nilai kesucian, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain dalam konteks hubungan manusia. Peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini membantu mereka menjawab keraguan yang selama ini mereka miliki dan memberikan panduan yang jelas serta sesuai dengan iman mereka. Diharapkan kegiatan serupa dapat diadakan secara berkala untuk terus mendampingi pertumbuhan dan perkembangan kaum muda dalam aspek kesehatan seksual yang sehat dan bertanggung jawab.</p>Meldawati MeldawatiRilie RitongaGuntur FazwatLili Syarief Hidayatsyah
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-155211612210.52943/jisomba.v5i2.2247EDUKASI KESEHATAN KOMPLEMENTER PENANGANAN TRADISIONAL ANAK DEMAM DAN SEMBELIT DI DESA PAYA BENUA
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2251
<p>Demam dan sembelit merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan umum dijumpai di masyarakat pedesaan, yang kerap ditangani dengan cara tradisional tanpa didukung edukasi kesehatan yang memadai. Di Desa Paya Benua, keterbatasan akses informasi kesehatan berpotensi menyebabkan penanganan demam dan sembelit pada anak yang kurang tepat dan berisiko terhadap kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam edukasi kesehatan komplementer terkait penanganan tradisional demam dan sembelit pada anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di ruang pertemuan Kantor Desa Paya Benua dengan melibatkan 15 ibu beserta anaknya. Metodologi kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penanganan tradisional yang aman, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penanganan demam yang tepat, penggunaan terapi tradisional secara aman seperti kompres hangat dan baluran bawang merah, serta pemanfaatan bahan alami tinggi serat untuk mengatasi sembelit pada anak. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap tanda bahaya yang memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi kesehatan komplementer efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan mendorong praktik penanganan tradisional yang lebih aman pada anak. Edukasi berkelanjutan berbasis masyarakat direkomendasikan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan anak di wilayah pedesaan.</p>Nur Ain Desta Sulasdi SulasdiMarleni MarleniSri Putriani SinagaYohana Samosir
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-155212313510.52943/jisomba.v5i2.2251PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA ASUPAN GIZI SEIMBANG DAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI DI TK AL HANIF
https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA/article/view/2283
<p>Gizi seimbang merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Ketidakseimbangan asupan gizi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti stunting, wasting, maupun obesitas. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi gizi dan pemantauan status gizi secara berkala menggunakan pengukuran antropometri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan orang tua mengenai pentingnya asupan gizi seimbang serta melakukan pemantauan status gizi anak melalui pengukuran antropometri di TK Al Hanif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan mengenai prinsip gizi seimbang dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2026 di TK Al Hanif Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah peserta sebanyak 20 anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan gizi telah terlaksana dengan baik dan mendapat respons positif dari guru serta orang tua sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada anak. Selain itu, hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa seluruh anak (100%) berada pada kategori status gizi normal berdasarkan nilai IMT sesuai standar usia anak. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi gizi anak-anak di TK Al Hanif tergolong baik, serta didukung oleh upaya edukasi yang dapat memperkuat pemahaman mengenai pola makan sehat dan pemantauan pertumbuhan secara berkala. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan dan pengukuran antropometri dapat menjadi langkah preventif dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.</p>Indah WatiZuidah ZuidahSukma YunitaSrimis Leini SaragihKamaliah Ainun
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
2026-06-152026-06-155213614110.52943/jisomba.v5i2.2283