ANALISIS KATETERISASI TERHADAP KEJADIAN INFEKSI DI SALURAN KEMIH PADA PASIEN RUANG RAWAT INAP RSU IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN TAHUN 2017

  • Roby Gultom Dosen Prodi S1Farmasi STIKes Imelda
  • Pontianus Famaugu Alumni STIKes Imelda
Keywords: Kateterisasi, Infeksi Saluran Kemih.

Abstract

Kateterisasi perkemihan adalah tindakan memasukkan selang karet atau plastik melalui uretra ke dalam kandung kemih untuk mengeluarkan air kemih yang terdapat di dalamnya. Infeksi saluran kemih diduga berhubungan dengan faktor risiko yaitu pemasangan kateterisasi perkemihan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian infeksi di saluran kemih pada pasien yang sudah terpasang katetersiasi di Ruang Rawat Inap RSU Imelda Pekerja Indonesia (IPI) Medan Tahun 2017. Penelitian dilakukan pada April 2017 dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di Rumah Sakit Imelda Medan dan sampel sebanyak 13 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat, didapat bahwa bahwa kateterisasi yang dilakukan oleh perawat mayoritas baik sebanyak 10 orang (76,92%), kejadian infeksi saluran kemih sebanyak 2 orang (15,38%), sedangkan 11 orang (84,62%) tidak terkena infeksi saluran kemih. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pemasangan kateter yang baik yaitu 10 orang dan tidak menyebabkan kejadian infeksi saluran kemih, sedangkan prosedur kateterisasi yang buruk yaitu 3 orang. Dari 3 orang tersebut, 2 orang terinfeksi saluran kemih dan 1 orang tidak terinfeksi saluran kemih. Dari hasil uji chi-square diatas antara pemasangan kateter dengan kejadian infeksi saluran kemih didapat nilai P = 0.005 (P <0,05) artinya ada hubungan antara pemasangan kateter dengan kejadian infeksi saluran kemih. Disarankan bagi perawat untuk meningkatkan pengetahuan tentang prosedur pemasangan dan perawatan kateter.

Published
2018-09-28