PERAN PENGETAHUAN IBU DAN FAKTOR DEMOGRAFI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN DIABETES MELITUS PADA ANAK DI KABUPATEN LANGKAT

Penulis

  • Afiatika Afiatika STIKes Malahayati Medan
  • Lily Putri Marito STIKes Malahayati Medan

DOI:

https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v12i1.2241

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Anak-anak, Faktor Penghambat Implementasi Program, Pencegahan

Abstrak

Pengetahuan orang tua merupakan faktor penting dalam keberhasilan Program Pengendalian Diabetes Melitus (DM) pada anak. Pemahaman yang baik memungkinkan ibu untuk secara efektif menerapkan langkah-langkah pencegahan, pemantauan, dan manajemen rutin. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan tingkat pengetahuan ibu tentang DM dan program pengendalian DM pada anak, mengidentifikasi hambatan dalam implementasi program, dan menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dan faktor demografis dengan implementasi program pengendalian DM di Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 45 ibu yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur empat variabel: pengetahuan tentang pengenalan gejala, strategi pencegahan, pemantauan gula darah, dan manajemen diet, serta skor implementasi program. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan analisis hubungan antara faktor demografis (umur dan pendidikan) dan hambatan yang dirasakan terhadap implementasi. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan ibu secara keseluruhan berada pada tingkat sedang hingga tinggi, dengan skor tertinggi pada pemantauan gula darah dan pencegahan. Hambatan utama meliputi keterbatasan informasi, kendala waktu, kurangnya dukungan keluarga, dan keterampilan praktis. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif sedang antara tingkat pengetahuan ibu dan implementasi program (r = 0,452, p = 0,003). Faktor demografis seperti pendidikan ibu dikaitkan dengan hambatan yang dirasakan. Intervensi pendidikan berbasis keterampilan dan strategi untuk mengatasi hambatan perlu diimplementasikan, dengan mempertimbangkan demografi ibu, untuk meningkatkan kepatuhan terhadap program.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al Hayek AA, Robert AA, & Al Sabaan FS. (2018). Socioeconomic factors influencing parental management of type 1 diabetes in children. J Diabetes Res.

Aryani, N., & Bangun, H. A. (2023). Sosialisasi Pencegahan Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Kabupaten Langkat. Jurnal Abdimas Mutiara , 4(2), 125–130.

Chawla A, Madaan S, Gupta A, & Kumar R. (2017). Parental knowledge and adherence to pediatric diabetes management. Pediatr Diabetes, 18(6), 481–488.

Henry RL, Falcao LM, & Moore S.I. (2020). Impact of parental understanding on glycemic control in children with type 1 diabetes. Diabetes Care, 43(4), 892–899.

Henry RR, Fisher D, Han J, & et al. (2020). Knowledge of diabetes and its management among patients with type 2 diabetes. Diabetes Educ, 46(6), 588–596.

Kaur H, & Gupta S. (2021). Diabetes control and knowledge: A correlational study among diabetic patients. Asian J Med Sci, 12(2), 96–102.

Li R, Rhee MK, Tucker P, & et al. (2019). Diabetes self-management education: A review of the literature. Am J Prev Med, 56(2), 207–215.

Mirzaei-Alavijeh, M., Jouybari, T. A., Jalilian, F., Motlagh, M. E., & Jalilian, F. (2019). Using intervention mapping approach to finding socio-cognitive determinants of diabetes preventive behaviors. Journal of Preventive Medicine and Hygiene, 60(3), E237–E242. https://doi.org/10.15167/2421-4248/jpmh2019.60.3.1159

Mulianda, R. T. (2017). Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Penyakit Diabetes Melitus pada Kehamilan di Dusun IV Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 3(1), 173–181.

Naurah N. (2023, February 15). Kasus Diabetes pada Usia Muda di Indonesia Meroket, jadi terbanyak di ASEAN. Good Stats Https://Goodstats.Id/Article/Kasus-Diabetes-Pada-Usia-Muda-Di-Indonesia-Meroket-Jadi-Yang-Terbanyak-Di-Asean-LVlXV.

Nugroho, S. (2012). Pencegahan Dan Pengendalian Diabetes Melitus Melalui Olahraga. Medikora, 9(1).

Rizki, M., & Susilawati. (2022). Pengalaman Respon Klien Diabetes Mellitus Tipe 2 Yang Terjadi Di Wilayah Puskesmas Stabat Lama Kabupaten Langkat. Journal Transformation of Mandalika, E-ISSN: 2745-5882, P-ISSN: 2962-2956, 2(1), 209–214.

Roni, R. kurniawan, Djalal, D., & Sando, W. (2022). Implementasi Program Pengendalian Penyakit Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh Kota Pekanbaru. Media Kesmas (Public Health Media), 2(1), 118–126. https://doi.org/10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.472

Siahaan T. (2020). The role of medical facilities in supporting diabetes care in remote areas of Indonesia. Int J Health Care, 6(1), 45–52.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.Bandung: Alfabeta.

Syaftriani, A. M., Butar-butar, M. H., Lasmawanti, S., Yuniati, Y., & Siregar, M. A. (2021). Penerapan Diabetes Self Management Education bagi Lansia yang Mengalami Diabetes Mellitus. J Pengabdi Ilmu Kesehatan, 1(3), 70–82.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-22

Cara Mengutip

Afiatika, A., & Marito , L. P. . (2026). PERAN PENGETAHUAN IBU DAN FAKTOR DEMOGRAFI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN DIABETES MELITUS PADA ANAK DI KABUPATEN LANGKAT. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 12(1), 128–134. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v12i1.2241