PENERAPAN PULSED ELECTROMAGNETIC THERAPY TERHADAP KEKUATAN OTOT PENDERITA STROKE DENGAN KELEMAHAN EXTREMITAS
DOI:
https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v12i1.2148Kata Kunci:
Elektromagnetik berdenyut; Stroke; Kekuatan ototAbstrak
Latar Belakang: Stroke adalah kondisi di mana tubuh mengalami perubahan neurologis akibat gangguan aliran darah ke otak. Stroke dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh jangka panjang akibat kelemahan otot dan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. Pasien pasca-stroke membutuhkan terapi dan program rehabilitasi untuk mengembalikan kemampuan fungsional dan menghindari komplikasi lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji penerapan terapi elektromagnetik berdenyut pada kekuatan otot pada pasien pasca-stroke. Metode: Ini adalah penelitian kuasi-eksperimental yang melibatkan 28 responden yang mengalami kelemahan ekstremitas akibat stroke yang menjalani perawatan di rumah di Tawangmangu. Instrumen yang digunakan untuk menilai kekuatan otot adalah tes kekuatan otot manual. Data diuji dengan uji peringkat Wilcoxon. Peneliti mengukur kekuatan otot pada ekstremitas atas dua kali sebelum dan sesudah prosedur, sedangkan pada kelompok kontrol dinilai setelah 2 minggu tanpa intervensi. Hasil: Pada kelompok intervensi yang melibatkan 18 responden, kekuatan otot rata-rata sebelum terapi adalah 3,28 dan setelah terapi selama sekitar 2 minggu, kekuatan otot rata-rata adalah 3,78. Pada kelompok kontrol yang terdiri dari 10 responden, penilaian awal kekuatan otot adalah 3,30, setelah 2 minggu tanpa intervensi khusus, kekuatan otot rata-rata hampir sama dan bahkan sedikit menurun menjadi 3,27. Menggunakan uji peringkat Wlicoxone, nilai p untuk kelompok intervensi adalah 0,007 dan untuk kelompok kontrol adalah 0,083. Kesimpulan: Melakukan terapi elektromagnetik berdenyut secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke yang mengalami kelemahan ekstremitas.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






