PEMBERIAN EDUKASI : PENGUKURAN TEKANAN DARAH SEBAGAI UPAYA PENGENALAN DETEKSI DINI HIPERTENSI PADA ANAK REMAJA DI SMA NEGERI I SIEMPATNEMPU KECAMATAN SIEMPATNEMPU KABUPATEN DAIRI

Authors

  • Heriaty Berutu Poltekkes kemenkes Medan
  • Rugun Togianur Lingga Poltekkes Kemenkes Medan
  • Betti Risma Intan Pardosi Poltekkes Kemenkes Medan

DOI:

https://doi.org/10.52943/jisomba.v5i2.2280

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mulai banyak ditemukan pada kelompok usia remaja dan berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan di masa depan apabila tidak dideteksi sejak dini. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pengukuran tekanan darah menjadi salah satu hambatan dalam upaya deteksi dini hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai pengukuran tekanan darah sebagai upaya pengenalan deteksi dini hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di SMA Negeri I Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, dengan melibatkan 40 siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pre-test, pemberian edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi pengukuran tekanan darah, redemonstrasi oleh peserta, serta evaluasi melalui post-test dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator, dengan persentase jawaban benar pada post-test mencapai 90–100%. Kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 62,5% dan tidak ditemukan lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Selain itu, keterampilan pengukuran tekanan darah juga mengalami peningkatan, ditandai dengan meningkatnya kategori keterampilan baik dari 5% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Metode edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tentang pengukuran tekanan darah dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan remaja untuk melakukan deteksi dini hipertensi secara mandiri.

References

American Academy of Pediatrics. (2017). Clinical Practice Guideline for Screening and Management of High Blood Pressure in Children and Adolescents. Pediatrics, 140(3), 1–72.

Bastable, S. B. (2023). Nurse as educator: Principles of teaching and learning for nursing practice (6th ed.). Jones & Bartlett Learning.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Lewis, S. L., Bucher, L., Heitkemper, M. M., & Harding, M. M. (2023). Medical-Surgical Nursing: Assessment and Management of Clinical Problems (11th ed.). St. Louis: Elsevier.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Smeltzer, S. C., Hinkle, J. L., Cheever, K. H., & Bare, B. G. (2022). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing (15th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.

World Health Organization. (2021). Guideline for the Pharmacological Treatment of Hypertension in Adults. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2023). Hypertension. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Berutu, H., Lingga, R. T. ., & Pardosi, B. R. I. . (2026). PEMBERIAN EDUKASI : PENGUKURAN TEKANAN DARAH SEBAGAI UPAYA PENGENALAN DETEKSI DINI HIPERTENSI PADA ANAK REMAJA DI SMA NEGERI I SIEMPATNEMPU KECAMATAN SIEMPATNEMPU KABUPATEN DAIRI. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA), 5(2), 99–107. https://doi.org/10.52943/jisomba.v5i2.2280