SKRINING DAN KARAKTERISASI SIMPLISIA DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis.L)

  • Nina Irmayanti Harahap Dosen Prodi S1 Farmasi STIKes Imelda
Keywords: Karakterisasi, Daun Tempuyung,skrining fitokimia.

Abstract

Daun Tempuyung (Soncus arvensis. L) merupakan tanaman gulma yang digunakan sebagai obat tradisional yang mempunyai prospek pengembangan industri obat modern menjadi fitofarmaka.. Tempuyung yang merupakan suku Asteraceae ini mempunyai nama yang beragam pada masing-masing daerah.Daun tempuyung di Indonesia sering digunakan sebagai obat untuk “menghancurkan” batu ginjal.Menurut penelitian terdahulu diketahui bahwa di dalam daun tempuyung terkandung kalium yang mempunyai kadar yang cukup tinggisehingga  Kehadiran kalium ini membuat batu ginjal, berupa kalsium karbonat, tercerai berai melalui efek diuretiknya.Hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan fragmen dari Kristal kalsium oksalat yang berbentuk jarum, kelenjar minyak atsiri, rambut kelenjar, rambut penutup, tipe anisositik dan berkas pembuluh. Hasil pemeriksaan karakterisasi simplisia diperoleh kadar air 5,33%, kadar sari larut dalam air 28,27%, kadar sari larut dalam etanol 9,42%, kadar abu total 16,44%, kadar abu tidak larut dalam asam 0,61%. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan adanya senyawa  golongan flavonoida, alkaloida, tannin, antrakuinon, glikosida,steroida/terpenoida dan saponin.

Published
2020-03-28