EKSPLORASI HAMBATAN KOMUNIKASI EDUKATIF PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN KEPADA PASIEN: STUDI KUALITATIF

Penulis

  • Nixson Manurung Universitas Imelda Medan
  • Sarida Surya Manurung Universitas Imelda Medan
  • Christina Magdalena T. Bolon Universitas Imelda Medan
  • Sarmaida Siregar Universitas Imelda Medan
  • Rostinah Manurung Universitas Imelda Medan
  • Ratna Dewi Universitas Imelda Medan
  • Syahrul Handoko Nainggolan Universitas Imelda Medan
  • Deddy Sephada Sagala Universitas Imelda Medan
  • Aureliya Hutagaol Universitas Imelda Medan

DOI:

https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v12i2.2308

Kata Kunci:

Strategy, Communication, Information, Education, Nursing Care

Abstrak

Latar Belakang: Komunikasi sangat penting bagi manusia sebagai makhluk sosial.  Komunikasi bermanfaat untuk interaksi antara satu orang dengan orang lainnya.  Interaksi manusia terjadi baik saat sehat maupun sakit.  Penyakit adalah kondisi di mana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dan karenanya memerlukan perawatan.  Keterampilan komunikasi terapeutik seorang perawat akan mempengaruhi layanan kesehatan yang diterima dan dialami oleh pasien.  Kenikmatan dan keamanan yang dialami pasien selama perawatan akan meningkatkan pemulihan dan mengurangi jumlah hari rawat inap. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang perawat.  Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur dengan 18 peserta yang terdiri dari 5 pasien yang dirawat, 5 anggota keluarga pasien yang dirawat, 5 perawat aktif di ruang perawatan, dan 3 dosen keperawatan di rumah sakit tersier di Indonesia bagian barat.  Data dianalisis menggunakan Atlas.ti. Hasil: Terdapat lima tema penting, yaitu (1) Ketidakmampuan untuk memahami anatomi manusia; (2) Pemahaman minimal tentang fisiologi manusia; (3) Ketidakmampuan untuk menjelaskan perjalanan penyakit; (4) Ketidakmampuan untuk menjelaskan penyimpangan penyakit; (5) Ketidakmampuan untuk menjelaskan tindakan keperawatan yang diberikan. Kesimpulan: Layanan keperawatan akan berhasil ditingkatkan jika setiap perawat memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dalam menjelaskan konsep sehat dan sakit kepada pasien.  Disarankan agar perawat dan penyelenggara pendidikan keperawatan mengubah sistem pembelajaran dan lebih menekankan pada lima tema dalam studi ini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-10-19

Cara Mengutip

Manurung, N., Manurung, S. S. ., T. Bolon, C. M. ., Siregar, S. ., Manurung, R. ., Dewi, R. ., Nainggolan, S. H. ., Sagala, D. S., & Hutagaol, A. . (2026). EKSPLORASI HAMBATAN KOMUNIKASI EDUKATIF PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN KEPADA PASIEN: STUDI KUALITATIF. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 12(2), 177–189. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v12i2.2308

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>