PEMBERDAYAAN REMAJA DENGAN EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA HEAT STROKE UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KEGAWATDARURATAN
DOI:
https://doi.org/10.52943/jisomba.v5i2.2244Keywords:
Heat stroke Pertolongan pertama Remaja Kesiapsiagaan Simulasi.Abstract
Heat stroke adalah keadaan darurat medis yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh yang ekstrim dan memerlukan penanganan segera. Remaja, sebagai kelompok dengan aktivitas luar ruangan yang tinggi, mempunyai risiko lebih besar; Namun, kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pertolongan pertama heat stroke melalui metode edukasi dan simulasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain pre-post, dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan, diskusi, dan simulasi berdasarkan experiential learning. Program ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Delitua. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 28,12% menjadi 78,13%, sedangkan pengetahuan buruk menurun dari 37,5% menjadi 3,13%. Keterampilan praktis peserta dalam memberikan pertolongan pertama juga meningkat. Program ini menyoroti integrasi simulasi kontekstual berbasis sekolah dalam pendidikan pertolongan pertama untuk serangan panas di kalangan remaja, sehingga meningkatkan kompetensi kognitif dan praktis. Kesimpulannya, pendidikan berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi keadaan darurat serangan panas dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
References
Alinier, G., Hunt, B., Gordon, R., & Harwood, C. (2010). Effectiveness of intermediate-fidelity simulation training technology in undergraduate nursing education. Journal of Advanced Nursing, 54(3), 359–369.
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1365-2648.2006.03810.x
American College of Surgeons Committee on Trauma. (2018). ATLS: Advanced Trauma Life Support Student Course Manual (10th ed.). American College of Surgeons. https://www.facs.org/quality-programs/trauma/quality/atls/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall. https://books.google.com/books?id=jpbeBQAAQBAJ
Lateef, F. (2010). Simulation-based learning: Just like the real thing. Journal of Emergencies, Trauma, and Shock, 3(4), 348–352. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2983440/
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. https://books.google.com/books?id=YpZPDwAAQBAJ
Santrock, J. W. (2018). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education. https://www.mheducation.com/highered/product/adolescence-santrock/M9781259870469.html
Stanhope, M., & Lancaster, J. (2020). Public Health Nursing: Population-Centered Health Care in the Community (10th ed.). Elsevier. https://www.elsevier.com/books/public-health-nursing/stanhope/978-0-323-55113-7
World Health Organization. (2019). WHO Guidelines on Community-Based Interventions. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-PND-19.5
World Health Organization. (2021). Global Status Report on Road Safety 2021. https://www.who.int/publications/i/item/9789240047419





