Ketidaktepatan Kode Diagnosis Kasus Neoplasma Menggunakan ICD-10 Di RSUP H.Adam Malik Medan Tahun 2019

  • Johanna Christy Dosen STIKes Imelda Medan
  • Evi Efriamta Siagian D3 Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Universitas Imelda Medan
Keywords: Ketepatan, Diagnosis, Neoplasma, Pengkodean

Abstract

ABSTRAK

                Informasi peyakit dirumah sakit tidak akan lengkap dan bermanfaat apabila belum diolah, maka untuk itu perlu dilakukan pengkodean. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan kode diagnosis pada kasus neoplasma menggunakan ICD-10 di RSUP. H. Adam Malik tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 93 dokumen dan 4 orang responden. Ketepatan kode morfologi diagnosis neoplasma diperoleh hasil 88 (95%) kode tepat 6 karakter, 0 (0%) kode tepat 5 karakter, 0 (0%) kode tepat 4 karakter, 3 (3%) kode tidak tepat sama sekali dan 2 (2%) tidak dikode. Ketepatan kode topografi diperoleh hasil 79 (85%) kode tepat 4 karakter, 8 (9%) kode tepat 3 karakter, 4 (4%) kode tepat 2 karakter, 0 (0%) kode tepat 1 karakter, 0 (0%) kode tidak tepat sama sekali dan 0 (0%) kode tidak dikerjakan. Faktor yang menjadi penyebab ketidaktepatan dalam pengodean adalah petugas coding sulit untuk membaca tulisan dokter sehingga penulis menyarankan sebaiknya dalam pengkodingan diagnosis tetap mengikuti kaidah dan aturan yang ada pada ICD-10.

 

Kata Kunci: Ketepatan, Diagnosis, Neoplasma, Pengkodean

 

 

Abstract

Information for patients in hospitals will not be complete and useful if it has not been processed, so coding is necessary. This study aims to determine the accuracy of the diagnosis code in cases of neoplasm using ICD-10 in RSUP. H. Adam Malik in 2019. This study used a quantitative method with a cross sectional approach. The number of samples used was 93 documents and 4 respondents. The accuracy of the morphological code for the diagnosis of neoplasm was 88 (95%) the code was exactly 6 characters, 0 (0%) the code was exactly 5 characters, 0 (0%) the code was exactly 4 characters, 3 (3%) the code was not correct at all and 2 ( 2%) is not coded. The accuracy of the topographic code is 79 (85%) the code is exactly 4 characters, 8 (9%) the code is exactly 3 characters, 4 (4%) the code is exactly 2 characters, 0 (0%) the code is exactly 1 character, 0 (0%) code is not correct at all and code 0 (0%) is not working. The factor that caused the inaccuracy in coding was that it was difficult for coding officers to read the doctor's writings, so the authors suggested that the coding of the diagnosis should still follow the rules and regulations in the ICD-10.

 

Keywords: Accuracy, Diagnosis, Neoplasm, Encoding

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewa Gede, (2012) Deteksi Dini Kanker. Dalam : Onkologi Klinik.Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press, 175-177.

Irma Yunita (2016)dengan judul “Ketepatan Kode Diagnosis Pada Kasus Neoplasma di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Tahun 2015”.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 76 tahun 2016 tentang Pedoman Indonesian Case Base Goup (INA CBG) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional

WHO.(2010) ICD-10.10th revision.Vol-1.Tabular List.International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problem. WHO
Published
2021-02-27
How to Cite
Christy, J., & Evi Efriamta Siagian. (2021). Ketidaktepatan Kode Diagnosis Kasus Neoplasma Menggunakan ICD-10 Di RSUP H.Adam Malik Medan Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 6(1), 23-30. https://doi.org/10.2411/jipiki.v6i1.477